Pengertian Resistor, Jenis Resistor dan Cara Menghitung Nilai Resistor

Resistor adalah suatu komponen elektoronika dari suatu rangkaian yang berfungsi untuk menghambat arus listrik. Sebuah resistor terbuat dari bahan karbon yang mempunyai sifat resistif (menghambat) yang kemudian dikemas dalam tabung silinder.

Fungsi Resistor 
Fungsi utama sebuah resistor adalah sebagai alat penghambat arus listrik. Namun sesuai perkembangan dan peruntukannya pada rangkaian, Resistor dapat juga berfungsi sebagai pembagi arus, pembagi tegangan serta penurun tegangan

Bentuk dan Jenis-Jenis Resistor
Resistor bisa dibedakan menurut jenis seperti resistor kawat, resistor karbon, resistor oksida logam, resistor arang,  resistor film dll. Namun dalam praktek perdagangan jual beli di pasaran, resistor dapat dibagi jadi dua yaitu resistor tetap (fixed resistor) dan resistor tidak tetap (variable resistor)

Bentuk Resistor Tetap
Bentuk Resistor tetap 
Bentuk Resistor Tidak Tetap/Potensiometer, biasanya digunakan untuk mengatur volume suara TV/Radio
Bentuk Potensiometer


Cara Menghitung Nilai Resistor Berdasarkan Tabel Kode Warna Pada Gelang/Cincin
Cara menghitung berapa besar nilai resistan (hambatan) pada sebuah resistor, kita diharuskan untuk bisa melihat dan membaca kode warna pada cincin resistor. Banyaknya cincin kode warna pada resistor biasanya berjumlah 4 sampai 5 cincin. Namun ada juga resistor yang mempunyai sampai 6 kode warna. Selain itu juga terdapat satu cincin lagi untuk toleransi

Untuk cara pembacaannya tidak jauh berbeda yaitu :
  1. Resistor dengan jumlah 4 cincin, artinya cincin 1 dan 2 adalah nilai angka atau digit, cincin ke 3 adalah faktor pengali banyaknya (0), sedangkan cincin ke 4 adalah besarnya toleransi.
  2. Resistor dengan jumlah 5 cincin warna, artinya cincin 1, 2, dan 3 adalah niali angka atau digit, cincin ke 4 adalah faktor pengali( banyaknya 0), sedangakan cincin ke 5 menunjukan besarnya toleransi.
  3. Resistor dengan 6 cincin warna, artinya cincin 1, 2, dan 3 adalah niali angka atau digit, cincin ke 4 faktor pengali (banyaknya 0), cincin ke 5 besarnya toleransi, sedangkan cincin ke 6 koefisien temperatur
Cara Menghitung Nilai Resistor
Untuk lebih memahami cara membaca dan menghitung nilai resistor, silahkan lihat daftar tabel kode warna resistor berikut :

Contoh Soal :
Cara Menghitung Nilai Resistor
Pertanyaan : Berapa Nilai Resistansi Resistor pada gambar di atas?
Jawab
Resistor ini memliki 5 pita warna dengan satu pita terakhir memiliki jarak terpisah.
Pita pertama coklat: (hi-co) => 1
Pita kedua putih: (hi-co-me-ji-ku-hi-bi-u-a-p) => 9
Pita ketiga kuning: (hi-co-me-ji-ku) => 4
Pita keempat coklat: (hi-co) => x 10
Pita kelima coklat: (hi-co) => toleransi + 1 %

Kesimpulan : Nilai Resistansi resistor adalah sebesar 1940 ohm atau 19K4 dengan toleransi + 1%

Untuk lebih memahami dan trik bagaimana cara menghitung cepat nilai resistor diperlukan praktek dan hapalan yang bagus
Advertisement

Pengertian Resistor, Jenis Resistor dan Cara Menghitung Nilai Resistor
Judul Post :Pengertian Resistor, Jenis Resistor dan Cara Menghitung Nilai Resistor
Deskripsi : Pengertian Resistor, Fungsi Resistor, Jenis Resistor dan Cara Menghitung Nilai Resistor, Bentuk Resistor
- Mengupas Berita dan Fakta Secara Detil
ditulis Oleh Detil.Net Mendapat rating4.7 oleh 167 voters